SISTEM DUNIA VS SISTEM KERAJAAN ALLAH-*


Roma 2:1-29


        *Penghidupan atau Hidup dan mati seorang hamba upahan di tentukan dari ketaatannya pada hukum/aturan yg ditetapkan Tuannya, & setiap pelanggaran yg dilakukan ada hukuman (konsekuensi) yg harus ia tanggung. Sebab orang yang hidup di bawah hukum maka ia akan di hakimi oleh hukum itu sendiri (Roma 2;1-29)*. Dan orang yg hidup di bawah hukum cenderung menjadikan hukum, sebagai tuhan, raja dan tuannya, sebab dari disitu ia memperoleh penghidupannya. 


       *Tanggung jawab /pekerjaan seorang hamba terbatas di area panggilannya/ pekerjaannya ( penginjil, pengkodbah, bisnisman, gembala, dll)* dan mereka suka menghakimi /merendahkan, dan merasa paling benar karena sudah mengerjakan panggilan/ pekerjaan pekerjaan tuannya, sebab itu mereka suka berdebat soal Perbedaan ritual , cara kerja /avodah, cara menyembah, sunat dan tidak bersunat, cara perjamuan dll hal inilah yg di kerjakan para ahli taurat & orang farisi (orang agamawi) 



       . *Berbeda halnya dengan seorang Putra (Ahli waris) dimana hidup dan mati seorang putra tidak lagi ditentukan oleh ketaatannya pd hukum atau aturan yg ditetapkan, tetapi krn kasih karunia dari Bapanya*, dimana setiap kesalahan atas ketidakmampuan seorang putra dalam melakukan ketetapan Bapanya, selalu ada belas kasihan dan kemurahan (Grace) dr Bapanya.  


         *Seorang putra tidak hidup di bawah hukum taurat tetapi di bawah kasih karuna dari Bapanya, dan tanggung jawab/ pekerjaan dr seorang putra tidak di batasi oleh aturan aturan tetapi semua hal yg Bapa pikirkan dan rasakan dan kerjakan itulah yang Putra pikirkan dan rasakan dan kerjakan,* sebab kepunyaan, (pekerjaan dan tanggung jawab) Bapa menjadi tanggung jawab sang Putra, hingga kehadiran putra menjadi representatif dr kehadiran Bapanya. *Karena itu Seorang Putra bergantung pada teladan Bapanya* sebab Seorang putra tidak dapat mengerjakan sesuatu dari dirinya sendiri jikalau ia tidak melihat Bapa mengerjakannya dan apa yg di kerjakan Bapa itulah yg di kerjakan putra (Yoh 5:19)


        *Jadi kenalah Allah bukan lagi sebagai tuan hingga kita harus bersikap sebagai hamba yg diperbudak oleh hukum / aturan* tetapi kenalah Allah sebagai Bapa dengan memiliki sikap sebagai Putra yg hidup dipimpin oleh Roh, (Pribadi Kristus ) supaya dengan pikiran dan perasaan Kristus yg ada dalam kita itulah kehadiran kita menjadi kehadiran Allah


       *Ingat Panggilan kita dalam Kristus adalah Putra Allah hingga dalam keputraan atau dalam Kristus, kita akan mengalami seluruh kepenuhan Allah yg merepresentasikan kehadiran Allah di muka bumi ini,* sehingga kita tidak lagi memisahkan lagi panggilan kita sebagai Raja, Nabi, iman atau penginjil, gembala, nabi , pengajar, bisnisman, tetapi dalam Kristus, kita adalah imamat yg rajani yang merepresentatifkan gambar wujud Allah yaitu Kristus dalam segala sesuatu yg kita kerjakan, Hingga kerajaan Allah dinyatakan di bumi seperti di sorga


       *Dalam Gal 4 1-11 kita dapat melihat bahwa kita mau hidup sebagai seorang putra yg ada di bawah kasih karunia atau hidup sebagai hamba yg hdi bawah hukum taurat, hal itu ditentukan oleh pilihan yaitu kedewasaan (Akil balig) kita dalam mengenal Allah* 


          *Contoh dalam Mat 18:21-36 dimana Seorang raja yg murah hati membebaskan semua hutang hambanya, tetapi saat hambanya melihat temannya yg berhutang padanya, dan ia tidak mau bersikap sebagai putra yg memakai pribadi Bapanya /Rajanya (Kasih agape) yg adalah sistem kerajaan Allah sebagai ukuran pengampunan seperti Raja lakukan padanya.* Dan Ia lebih memilih sistem dunia dgn bersikap sebagai hamba dgn memakai hukum yg ada (tertulis) utk menagih hutang ke temannya, dgn memasukkan temannya itu ke dlm penjara sampai ia dapat melunasi semua hutangnya, *maka lihat sistem ukuran yg ia pakai utk mengukur diukurkan kembali kepadanya* sehingga sang raja menyerahkan hambanya yg telah dibebaskan hutangnya itu pada algojo algojonya sampai ia melunaskan seluruh hutangnya, sama seperti ia lakukan pada temannya , *jadi bagaimana cara Allah bersikap pada kita, mau dgn sistem dunia yg memakai hukum hukum yg berlaku atau dgn sistem kerajaan Allah yaitu kasih Agape (Pribadi Kristus)* maka pilihan itu ada pada kita sebab kunci Kerajaan Allah itu sudah di berikan pd kita 


        *Semua orang yg dipimpin Roh Allah (pribadi Kristus) adalah putra Allah sebab itulah seorang putra Allah hidupnya akan memancarkan pikiran dan perasaan Kristus, sebab Kristus yg wujudnya kasih Agape dlm dirinya adalah hukum diatas segala hukum, Tuhan diatas segala Tuhan,* sehingga hidup seorang putra Allah selalu merepresentatifkan kehadiran Bapanya (Representative Of Christ Kingdom), 


          *Dalam Yoh 14:9 Yesus katakan : waktu kamu melihat Aku kamu melihat Bapa, karena itu Jadi carilah dan temukan dahulu sistem kerajaan Allah yang memerintah melalui RohNya dalam dan melalui diri kita sampai kebenarannya (wajah/ Pribadi Kristus) itu terpancar dari kita/BaitNya, mat 6:33* hingga kehadiran kita menjadi kehadiran Kristus sehingga kerajaan Allah dinyatakan di bumi seperti di sorga melalui gambar wujud Allah yaitu Kristus yg terpancar dr diri kita


       *Anak Manusia /Kristus adalah Tuhan atas hari sabat (hukum bait suci) karena itu bagi seorang putra hukum bukanlah tuhannya atau rajanya* tetapi kehendak Bapa (pikiran dan perasaan Kristus (pribadi Kristus/ kasih Agape) yg memerintah dlm dirinya adalah Tuhan diatas segala tuhan, Raja diatas segala raja, hukum diatas segala hukum yg menjadi jawaban dari semua hal yg ia kerjakan hingga hidup sang putra selalu menjadi Representatif Bapa ( Matius 12:1-8 & Yoh 14:1-31,) 


       

       *Saat kita melakukan kehendak Allah dgn memiliki pikiran dan perasaan Kristus yg menjadi sistem utama kerajaan Allah utk bekerja dlm kita maka apa yg Kristus kerjakan itulah yg akan kita kerjakan, dan apa yg kita kerjakan itu yg Kristus kerjakan sebab hidup kita bukan kita lagi yg hidup tapi Kristus yg hidup, yg menjadi bentuk penyembahan (avodah) kita dlm roh dan kebenaran yg tidak lagi di batasi oleh tempat (gunung) dan Yerusalem (hukum),* yg menjadikan hidup kita seperti pokok dan ranting , tubuh dan roh yg adalah satu dimana kehadiran kita menjadi kehadiran Kristus seperti Yesus katakan; Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa. Yoh 12:26


        *Waktu Roh-Nya yg adalah Hidup Kristus itu memerintah dlm kita maka Firman yg hidup itu akan bersaksi tentang dirinya sendiri pada kita hingga kita sendiri heran akan segala sesuatu yg dikerjakan Allah melalui diri kita/baitNya, jadi jangan mempelajari kitab suci tanpa RohNya /hidup-Nya yg adalah sistem pemerintahanNya itu bekerja dalam kita, yg menjadi Tuhan, Raja dan hukum diatas segala hukum yg menjadi jawaban dari semua hal yg kita kerjakan* , krn hal itu hanya akan membuat pikiran kita menjadi tumpul, hingga kita suka berdebat (merasa paling benar) hanya karena yang tertulis saja tanpa yg hidupNya (buah Roh) itu terpancar dari kita sebab hal inilah yg dilakukan para ahli taurat dan orang farisi, 


        *Karena itu jangan hanya mengejar kesaksian manusia tentang Allah yg tertulis di banyak buku buku rohani saja tetapi kejarlah juga kesaksian Roh Allah yg hidup dan memerintah dlm kita (bait-Nya)* sbb kesaksian RohNya dalam kita jauh lebih kuat dr semua kesaksian manusia, dan kita mengenal dan melihat Allah bukan lagi kata orang atau kata alkitab saja tetapi kita mengalaminya sendiri dlm segala hal yg kita kerjakan yg menjadikan kita saksi saksi Kristus.


          *Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya............................. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.* 1 1 Yohanes 5;9-12.



          *Mempelajari dan mencari Kerajaan Allah & kebenarannya tanpa dimulai dari RohNya atau Hidup-Nya (Kristus/kasih agape) itu hidup dan memerintah dalam dan melalui diri kita maka hal itu adalah sebuah kesia sian dan kebodohan*. sebab Kristus yg memerintah melalu Roh-Nya (Pribadi-Nya /Kasih Agape) dlm kitalah adalah Rahasia Allah itu sendiri yg menjadi sistem kerajaan Allah atau kunci kerajaan yg sudah di berikan pada kita utk membuka, melepaskan dan mengikat apapun yg ada di bumi maupun di sorga Kol 2:2, Mat 16;19*


*REPRESENTATIVE OF CHRIST'S KINGDOM*

#KirbatAnggurYangBaru

#InjilKerajaan

#injilKristus

#ChristinYou

#MeInChrist