Ibrani 11:1 mengatakan:
1. Dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan
2. Bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat
Alkitab bahasa Inggris menggunakan kata lain untuk kata " dasar" ialah "BAHAN POKOK ". Bahan pokok untuk membuat kue dan makanan ialah tepung terigu, dengan bahan itu kita dapat membuat roti, bolu dan kue-kue lainnya.
Tepung terigu di sini menggambarkan iman bagi kita. Apabila kita memiliki iman, kita dapat membuat apa saja yang kita mau sesuai kehendak Allah. Bahan pokoknya rumah bukan batu bata, semen, pasir tetapi iman. Bahan pokoknya mobil bukan besi pelat dan logam-logam lainnya tetapi iman.
Dengan iman, kita dapat membuat semua apa yang kita kehendaki.
(baca: Markus 11:23-24)
Mulaikah dapat anda melihat? Akibat membaca firman Tuhan kita mendengar dan mengerti dan turun ke hati mendatangkan iman dengan iman ini kita dapat membuat apa saja yang kita mau dan butuhkan, dan lebih jauh dari pada itu melihat segala apa yang sudah Allah sediakan menjadi bagian kita, dan menikmati hidup baik di bumi sekarang ini, juga di dunia yang akan datang.
Setiap manusia yang tidak mengetahui kebenaran, terbelenggu. Hanya satu-satunya jalan yang sempurna untuk melepaskan belenggu-belenggu/ikatan-ikatan iblis dari padanya, ialah mengetahui firman Tuhan yang berkenaan dengan belenggu itu dan melakukannya dengan iman.
Bukankah firman Tuhan juga mengatakan kita semua diselamatkan karena iman? Yakobus katakan iman yang hidup itu iman yang disertai perbuatan.
Pada waktu Yesus dicobai di padang gurun oleh iblis seperti tertulis dalam kitab Matius 4:1-11, Yesus melawan iblis dan mampu mengenyahkan iblis dengan firman yang berkenaan dengan setiap pencobaan yang iblis lontarkan kepada-Nya.
Dari sini kita dapat melihat senjata yang terampuh dalam mengalahkan iblis, baik belenggunya, pencobaan-pencobaanya dan segala macam apapun perbuatannya ialah FIRMAN TUHAN. Kita kuat karena firman Tuhan yang kita ketahui dan imani.
Maka itulah perlunya kita anak-anak Allah terutama membaca Alkitab sendiri, dan juga pergi ke gereja dalam setiap kegiatan di mana firman diberitakan dan lebih perlu lagi selain hidup dalam persekutuan dengan Tuhan secara pribadi, juga hidup dalam persekutuan dengan anggota-anggota tubuh Kristus lainnya.
Dalam kehidupan semacam inilah kita dapat mendengarkan dan mengetahui serta mengerti firman Tuhan yang mendatangkan iman bagi kita.

Tidak ada komentar
Posting Komentar